Tampilkan postingan dengan label konstruksi bangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label konstruksi bangunan. Tampilkan semua postingan

Penemuan Penting di Bidang Arsitek

Diposting oleh Unknown on Kamis, 13 Januari 2011

Rumornya seorang arsitek dari italia yang bernama Giampaolo Imbrighi menemukan suatu ide dan gagasan yang unik yaitu menciptakan semen yang transparan dan sangat ramah dengan lingkungan. Berikut kutipan dari viva news :

“ Giampaolo Imbrighi, seorang arsitek asal Italia berhasil menciptakan tipe semen yang inovatif. Bukannya memblokir cahaya, i.light, nama semen buatannya itu, mampu meloloskan cahaya dari luar agar masuk ke gedung.

Didesain agar ramah lingkungan, semen ini mampu mengurangi kebutuhan cahaya buatan di dalam ruangan. Dari jauh, semen tampak seperti membentuk dinding biasa. Akan tetapi, dari dekat, ternyata terlihat bahwa dinding itu terdiri dari slot-slot persegi panjang berukuran 2 sampai 3 milimeter yang dipenuhi oleh getah berbagai warna.

Slot-slot inilah yang memungkinkan cahaya menembus dan membuat semen itu menjadi transparan sekitar 20 persen. Akhirnya, seperti dikutip dari Unthinkable, 12 Januari 2011, seluruh bagian dinding yang menggunakan semen itu menjadi seperti jendela.

Diciptakan oleh arsitek Italia dan diproduksi oleh para peneliti di kelompok Italcementi, bahan ciptaan Imbrighi itu pertama kali diperlihatkan pada publik pada Shanghai World Expo dan digunakan untuk membangun "Pavilion Italia."

Sekitar 40 persen dari bangunan setinggi 18 meter itu menggunakan material buatan Imbrighi. Secara total, 3.774 panel dan 189 ton produk semen transparan itu digunakan. Saat ini semen itu sedang dalam proses pendaftaran paten. Belum diketahui apakah semen yang bersangkutan akan tersedia secara global ”.

Semoga ada penemuan – penemuan penting lagi yang dapat membuat keadaan bumi semakin sehat dan ramah, kita ramah terhadap bumi maka bumi akan ramah juga terhadap kita dan terhindar dari segala jenis bencana alam. erick

More about → Penemuan Penting di Bidang Arsitek

Bangunan Hijau dan Interior Desain

Diposting oleh Unknown on Jumat, 17 September 2010

Bahan bangunan untuk arsitek design seperti semen, keramik, batu bata, aluminium, kaca, dan baja sebagai bahan baku utama dalam pembuatan sebuah bangunan berperan penting dalam mewujudkan konsep bangunan ramah lingkungan dan mendukung gerakan go green.

Untuk kerangka bangunan utama dan atap, kini material kayu sudah bisa di gantikan material baja ringan. Kegiatan seperti penebangan liar (illegal logging) akibat pembabatan kayu hutan yang tak terkendali menempatkan bangunan berbahan kayu mulai berkurang sebagai wujud kepedulian dan keprihatinan terhadap penebangan kayu dan kelestarian bumi. Selain itu, baja ringan dipilih berdasarkan beberapa tingkatan kualitas tergantung dari bahan bakunya. Rangka atap dan bangunan dari baja memiliki keunggulan lebih kuat, antikarat, antikeropos, antirayap, lentur, mudah dipasang, dan lebih ringan sehingga tidak membebani konstruksi dan fondasi, serta dapat dipasang dengan perhitungan desain arsitektur dan kalkulasi teknik sipil.

Batu bata alami atau fabrikasi batu bata ringan (campuran pasir, kapur, semen, dan bahan lain) memiliki karakteristik tahan api, kuat terhadap tekanan tinggi, daya serap air rendah, kedap suara, dan menyerap panas matahari secara signifikan. Batu bata alami digunakan untuk pembuatan dinding di rumah sehingga dinding dapat menyerap panas dari sinar matahari.

Pemilihan bahan lantai rumah dapat dikatakan beragam, seperti lantai marmer, granit, keramik, teraso, dan parquet. Merangkai lantai rumah tidak selalu membutuhkan bahan yang mahal untuk tampil artistik dan mempunyai arsitek design yang unik dan berbeda dengan yang lainnya. Lantai teraso (tegel) mempunyai arsitek design berwarna abu-abu gelap dan kuning yang terkesan sederhana dan antik dapat diekspos baik asal dikerjakan secara rapi. Kombinasi plesteran pada dinding dan lantai di beberapa tempat akan terasa unik.

Selain itu beberapa konsultan arsitek sudah mulai mengembangkan dan menyarankan kepada klien mereka untuk menggunkan sistem pengolahan air limbah bersih yang mendaur ulang air buangan sehari-hari (cuci tangan, piring, kendaraan, bersuci diri) maupun air limbah (air buangan dari kamar mandi) yang dapat digunakan kembali untuk mencuci kendaraan, membilas kloset, dan menyirami taman, serta membuat sumur resapan air (1 x 1 x 2 meter) dan lubang biopori (10 sentimeter x 1 meter) sesuai kebutuhan.

Edit oleh erick. Artikel asli di tulis oleh nirwono joga

More about → Bangunan Hijau dan Interior Desain

Bahan Bangunan Yang Tepat

Diposting oleh Unknown on Selasa, 27 Juli 2010

Mungkin di antara kita ada yang berkeinginan untuk mengekspos karakter dasar bahan bangunan. Misalnya, yang paling sering terlihat dilakukan adalah mengekspos karakter bata merah. Caranya, bata penyusun dinding itu dibiarkan tanpa plester dan aci, sehingga diperoleh karakter dasar bata, baik warna dan teksturnya.

Selain bata, beton ringan aerasi pun dapat diperlakukan serupa. Misalnya pada dinding putih di foto ini. Beton ringan aerasi, walau tidak diplester dan diaci, karakternya menawan dan unik. Kunci dari keindahan ini terletak pada proses finishing .

Tidak seperti bata merah yang diekspos, permukaan dinding beton aerasi ini dicat warna putih, sesuai dengan warna dasar material ini. Alhasil, dinding yang berada di area ruang keluarga ini terkesan tidak biasa. Ada pola grid yang membuatnya “luar biasa”.

Warna putih netral identik dengan kesan luas. Apalagi dengan void serta atap dan dinding transparan, yang membuat ruang terang dan lega. Bias-bias cahaya menjadikan detail permukaan dinding berkisi-kisi itu semakin terlihat jelas. Dinding ekspos itulah menjadi salah satu daya tarik paad ruang. Aksen pola grid dinding terbentuk oleh garis-garis sambungan balok-balok beton. Pembentukan pola grid dari balok beton itu tampak rapi dan presisi. Pemasangan balok-balok beton ringan ini berbeda dengan material konvensional –misalnya, bata atau batako. Ukuran satu balok beton adalah 600mmx200mmx100mm. Dipasang mengikuti lebar yang 200mm itu. Waktu pemasangannya relatif lebih cepat dari pemasangan material bahan bangunan konvensional --bisa hemat sekitar setengah waktu. Harganya lebih tinggi dari bata atau batako. Namun beton ringan ini lebih awet, serta mampu meredam suara dan menjadi isolator panas. Richard Salampessy

More about → Bahan Bangunan Yang Tepat

Bangun Rumah Dengan Bahan Bangunan Yang Tepat

Diposting oleh Unknown on Kamis, 10 Juni 2010

Perlu kita ketahui bahwa bahan bangunan / material bangunan memegang peranan penting dalam suatu kontruksi bangunan ini menentukan kekuatan, keamanan, keselamatan dan keawetan suatu bangunan. Pemilihan bahan bangunan yang tentunya bisa dilihat kasat mata dan didasarkan oleh pengalaman para kontraktor / orang yang berpengalaman dalam memilih material bahan bangunan bisa dibedah sbb:



1. Bahan bangunan berupa PASIR yang memenuhi criteria material bangunan yang baik / berkualitas

A.berbutir tajam

B.besaran butiran beraneka ragam

C.tidak mengandung bahan organis

D.Yang mengandung lumpur selepas dikepal masih ada yang menempel


2. Bahan bangunan berupa KERIKIL

A.keras tidak berpori

B.berbentuk tajam

C.Besaran beraneka ragam

D.besar kerikil max 1/5 lebar untuk balok

E.besar kerikil max 1/3 lebar plat


3.KAPUR tidak terlalu banyak dalam kebutuhan material bangunan tetapi juga perlu diperhatikan

A.putih bersih berbutir halus

B.bahan baku karang bukit lebih baik

C.bahan baku karang laut kurang baik


catatan sebelum digunakan simpan ditempat yang kering/tidak kehujanan


pim

More about → Bangun Rumah Dengan Bahan Bangunan Yang Tepat

Material Bahan Bangunan Dan Rumah Sehat

Diposting oleh Unknown on Rabu, 19 Mei 2010


Memilih material atau bahan bangunan memang perlu diperhatikan, terutama yang berhubungan dengan kesehatan penghuninya termasuk Anda sendiri. Untuk itu diperlukan tips bagaimana cara memilih material bahan bangunan yang setidaknya tidak berbahaya bagi kesehatan.

Untuk meminimalisasi bahaya tersebut, setidaknya kita mempunyai beberapa solusi diantaranya :

1. Apabila rumah baru saja dicat, atau ada furniture yang baru difinishing (dicat/dipolitur), sebaiknya tidak dihuni dahulu sementara waktu hingga bau menyengat dari formaldehyde tidak tercium lagi. Normalnya, emisi gas ini tetap tinggi selama 6 – 12 bulan. Sebaiknya ventilasi dalam ruangan dipikirkan dan digunakan dengan baik agar gas dapat lebih dinetralisir oleh udara segar.

2. Pada saat ini banyak dikembangkan bahan-bahan finishing berbahan dasar air, yang lebih ramah lingkungan karena kandungan bahan kimia organik yang mudah menguap lebih rendah. Berbagai bahan bangunan rumah tinggal yang baik digunakan sebenarnya tersedia cukup banyak. Bahan material ini biasanya langsung berasal dari alam dan tidak melalui industri yang melibatkan bahan kimia berbahaya.

3. Pilih bahan bangunan yang sehat (tidak tercampur bahan kimia berbahaya) seperti Batu alam, tanah liat, batako, kayu, bambu, rumbia, ijuk, alang-alang, logam, bata merah, genteng tanah, kaca, beton, batako, conblok, kertas

cvastro.com

More about → Material Bahan Bangunan Dan Rumah Sehat

ShareThis