Tampilkan postingan dengan label jenis bangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jenis bangunan. Tampilkan semua postingan

Bahan Bangunan Yang Tepat

Diposting oleh Unknown on Selasa, 27 Juli 2010

Mungkin di antara kita ada yang berkeinginan untuk mengekspos karakter dasar bahan bangunan. Misalnya, yang paling sering terlihat dilakukan adalah mengekspos karakter bata merah. Caranya, bata penyusun dinding itu dibiarkan tanpa plester dan aci, sehingga diperoleh karakter dasar bata, baik warna dan teksturnya.

Selain bata, beton ringan aerasi pun dapat diperlakukan serupa. Misalnya pada dinding putih di foto ini. Beton ringan aerasi, walau tidak diplester dan diaci, karakternya menawan dan unik. Kunci dari keindahan ini terletak pada proses finishing .

Tidak seperti bata merah yang diekspos, permukaan dinding beton aerasi ini dicat warna putih, sesuai dengan warna dasar material ini. Alhasil, dinding yang berada di area ruang keluarga ini terkesan tidak biasa. Ada pola grid yang membuatnya “luar biasa”.

Warna putih netral identik dengan kesan luas. Apalagi dengan void serta atap dan dinding transparan, yang membuat ruang terang dan lega. Bias-bias cahaya menjadikan detail permukaan dinding berkisi-kisi itu semakin terlihat jelas. Dinding ekspos itulah menjadi salah satu daya tarik paad ruang. Aksen pola grid dinding terbentuk oleh garis-garis sambungan balok-balok beton. Pembentukan pola grid dari balok beton itu tampak rapi dan presisi. Pemasangan balok-balok beton ringan ini berbeda dengan material konvensional –misalnya, bata atau batako. Ukuran satu balok beton adalah 600mmx200mmx100mm. Dipasang mengikuti lebar yang 200mm itu. Waktu pemasangannya relatif lebih cepat dari pemasangan material bahan bangunan konvensional --bisa hemat sekitar setengah waktu. Harganya lebih tinggi dari bata atau batako. Namun beton ringan ini lebih awet, serta mampu meredam suara dan menjadi isolator panas. Richard Salampessy

More aboutBahan Bangunan Yang Tepat

Bangun Rumah Dengan Bahan Bangunan Yang Tepat

Diposting oleh Unknown on Kamis, 10 Juni 2010

Perlu kita ketahui bahwa bahan bangunan / material bangunan memegang peranan penting dalam suatu kontruksi bangunan ini menentukan kekuatan, keamanan, keselamatan dan keawetan suatu bangunan. Pemilihan bahan bangunan yang tentunya bisa dilihat kasat mata dan didasarkan oleh pengalaman para kontraktor / orang yang berpengalaman dalam memilih material bahan bangunan bisa dibedah sbb:



1. Bahan bangunan berupa PASIR yang memenuhi criteria material bangunan yang baik / berkualitas

A.berbutir tajam

B.besaran butiran beraneka ragam

C.tidak mengandung bahan organis

D.Yang mengandung lumpur selepas dikepal masih ada yang menempel


2. Bahan bangunan berupa KERIKIL

A.keras tidak berpori

B.berbentuk tajam

C.Besaran beraneka ragam

D.besar kerikil max 1/5 lebar untuk balok

E.besar kerikil max 1/3 lebar plat


3.KAPUR tidak terlalu banyak dalam kebutuhan material bangunan tetapi juga perlu diperhatikan

A.putih bersih berbutir halus

B.bahan baku karang bukit lebih baik

C.bahan baku karang laut kurang baik


catatan sebelum digunakan simpan ditempat yang kering/tidak kehujanan


pim

More aboutBangun Rumah Dengan Bahan Bangunan Yang Tepat

Material Bahan Bangunan Dan Rumah Sehat

Diposting oleh Unknown on Rabu, 19 Mei 2010


Memilih material atau bahan bangunan memang perlu diperhatikan, terutama yang berhubungan dengan kesehatan penghuninya termasuk Anda sendiri. Untuk itu diperlukan tips bagaimana cara memilih material bahan bangunan yang setidaknya tidak berbahaya bagi kesehatan.

Untuk meminimalisasi bahaya tersebut, setidaknya kita mempunyai beberapa solusi diantaranya :

1. Apabila rumah baru saja dicat, atau ada furniture yang baru difinishing (dicat/dipolitur), sebaiknya tidak dihuni dahulu sementara waktu hingga bau menyengat dari formaldehyde tidak tercium lagi. Normalnya, emisi gas ini tetap tinggi selama 6 – 12 bulan. Sebaiknya ventilasi dalam ruangan dipikirkan dan digunakan dengan baik agar gas dapat lebih dinetralisir oleh udara segar.

2. Pada saat ini banyak dikembangkan bahan-bahan finishing berbahan dasar air, yang lebih ramah lingkungan karena kandungan bahan kimia organik yang mudah menguap lebih rendah. Berbagai bahan bangunan rumah tinggal yang baik digunakan sebenarnya tersedia cukup banyak. Bahan material ini biasanya langsung berasal dari alam dan tidak melalui industri yang melibatkan bahan kimia berbahaya.

3. Pilih bahan bangunan yang sehat (tidak tercampur bahan kimia berbahaya) seperti Batu alam, tanah liat, batako, kayu, bambu, rumbia, ijuk, alang-alang, logam, bata merah, genteng tanah, kaca, beton, batako, conblok, kertas

cvastro.com

More aboutMaterial Bahan Bangunan Dan Rumah Sehat

ShareThis