Tampilkan postingan dengan label productions house. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label productions house. Tampilkan semua postingan

Syarat Ingin Terjun Di Bidang PH

Diposting oleh Unknown on Senin, 23 November 2009


Saat ditanya tentang apa saja yang bisa dijalani bagi mereka yang ingin terjun di dunia event organizer / PH Production House, 12 Monkeys coba memberikan beberapa tips ringkas berikut ini:

  1. Miliki spesifikasi tertentu. Jika sudah ditetapkan pelajari seluk beluknya secara mendalam. Di jakarta sendiri kerap diadakan beberapa seminar tentang bagaimana mengelola sebuah PH Production House atau EO. Sedangkan di Singapura sudah ada sekolah khusus dengan pendidikan jurusan semacam ini.
  2. Kumpulkan beberapa orang untuk membuat Team. Mereka inilah nantinya yang akan mengerjakan beberapa tugas dengan bagian-bagian tersendiri.
  3. Atur acara dengan baik dan profesional. Buat roundown acara sedetail mungkin dan coba untuk di visualisasikan dan lakukan gladiresik.
  4. Berikan sesuatu yang berberda. Jangan takut untuk membuat ide yang inovatif tapi bisa diterima masyarakat. Sebisa mungkin hindari penawaran ide yang monoton.
  5. Tentukan segmen yang akan dibidik. Apakah masyarakat umum, ataukah kelas tertentu seperti kalangan menengah ke atas. Dan yang paling penting visi dan misi dari acara tersebut harus jelas.
  6. Miliki jaringan / relasi. Terkadang pihak pemakai jasa EO / PH Production House juga telah memiliki sponsor-sponsor tertentu. Tapi tidak menutup kemungkinan, acara bisa makin sukses dengan kehadiran sponsor tambahan. Jika ini dimiliki, akan menjadi nilai plus bagi EO itu sendiri.
  7. Manajemen Emosi. Kerja PH Production House Atau EO apalagi jika makin dekat dengan hari H penyelenggaraan acara, biasanya amat rentan bersinggungan emosi antara personel PH Production House itu sendiri. Cermati dan miliki kemampuan untuk memanajemen emosi di saat-saat seperti ini.

http://www.12-monkeys.com
More aboutSyarat Ingin Terjun Di Bidang PH

Menentukan Target Market Pasar Production House

Diposting oleh Unknown


Sering kali kita mendifinisikan target market event kita sebagai audiense umum, kita ingin semua orang datang ke event PH Production House kita, bahkan kita yakin para calon sponsor senang degan definisi umum seperti itu. Namun perlu kita ketahui, menurut perinsip pemasaran, tidak ada perusahaan yang memiliki uang atau sumber daya lainnya untuk menjangkau seluruh pasar secara efektif. Jadi tugas kita adalah menentukan dan memprioritaskan siapa saja target market tersebut, agar kita bisa memaksimalkan keberhasilan program pemasaran event kita.

Target market kita ditentukan melalui dua kriteria, yaitu :

1. Demografis.
Inilah data mengenai seseorang atau peta market seperti umur, jenis kelamin, status perkawinan, punya anak atau tidak, dimana mereka tinggal, status pekerjaan dan jumlah penghasilan, juga informasi lebih spesifik seperti apakah memiliki handphone lebih dari satu atau tidak, seberapa sering keluar negeri dan lain sebagainya.

2. Psikografis
Inilah data mengenai market dari
PH Production House yang berhubungan dengan mengapa orang melakukan sesuatu, apa yang memotivasi mereka lebih memilih suatu produk PH Production House dibanding produk lainnya, serta berhubungan dengan pertanyaan-pertanyaan seputar gaya hidup, dan sebagainya. Contoh kata-kata yang bisa menggambarkan peta market secara psikografis antara lain; aktif, berorientasi pada nilai uang, berorientasi pada kualitas, feminis, berani mengambil resiko, tanggung jawab kepada lingkungannya, macho, penghemat, dan lain sebagainya. Kreteria psikografis merupakan faktor paling penting dalam menentukan target market.

Target market adalah sekelompok orang yang memiliki kesamaan profil demografis dan psikografis. Kita mugkin mempunyai beberapa target market, beberapa diantaranya sangat berbeda satu sama lain dari segi demografis maupun psikografis. Gabungan target market di sebut audiens dari PH Production House. Jangan keliru dengan istilah-istilah diatas karena perbedaan tersebut akan menjadi sangat penting pada saat menentukan calon sponsor yang akan dijadikan sasaran pencarian sponsorship.

http://www.12-monkeys.com

More aboutMenentukan Target Market Pasar Production House

Hubungan PH PRODUCTION Dengan Artis

Diposting oleh Unknown on Kamis, 19 November 2009


Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mulai bersaing dengan bisnis PH Production lain yang sudah eksis lebih dahulu :

Miliki Spesialisasi

Di tahap awal, tidak apa Anda mendirikan PH Production yang berprinsip “apa yang elo mau, gue ada” alias menangani hampir semua jenis kegiatan. Namun seiring berjalannya waktu dan banyaknya Anda menangani kegiatan, maka harus ada spesialisasi bidang yang harus Anda pilih untuk PH Production Anda.

Semua PH Production besar pastilah mempunyai spesialisasi tertentu. Misalkan ada Java Musikindo yang spesialisasinya menyelenggarakan konser musik, ada Dyandra dan Panorama Convex yang piawai di bidang pameran, ada pula PH Production yang khusus menyelenggarakan seminar, ada yang jago bikin party yang heboh, dan ada pula yang khusus menggelar event olahraga.

Spesialisasi bidang sangat penting karena terkait hal-hal berikut ini:

  1. Proses belajar Anda dan tim Anda dalam penyelenggaraan suatu kegiatan akan lebih cepat. Dengan menangani satu bidang saja, misalnya konser musik, maka Anda akan lebih cepat belajar dan menjadi “ahli” di bidang penyelenggaraan konser musik. Bayangkan betapa sulitnya Anda belajar jika bidang yang ditangani terlalu banyak, dari mulai live music sampai khitanan. Dikhawatirkan jika proses belajar Anda setengah-setengah maka Anda akan jadi “ahli yang setengah-setengah” juga.
  2. Investasi barang modal Anda akan lebih terfokus, sebagai contoh investasi barang modal PH Production pameran, tentu berbeda dengan PH Production konser musik, atau PH Production seminar.
  3. Lebih cepat dikenal dan memudahkan untuk promosi. Tanpa adanya spesialisasi, maka nama PH Production Anda akan lebih sulit dikenal masyarakat. Hal ini juga akan membuat calon-calon klien sulit menghubungi Anda karena PH Production Anda tidak dikenal. Akibatnya PH Production Anda hanya akan jadi PH Production kecil yang sulit berkembang dan bermain pasar project kecil yang diperebutkan oleh banyak sekali EO kecil dan pemula lainnya.

Mulai dari Komunitas terdekat

Mulailah mencari pelanggan dari komunitas terdekat Anda dahulu, misalkan teman-teman di kampus, pihak kampus, teman-teman gaul, dsb. Tunjukkan dokumentasi kegiatan-kegiatan yang pernah Anda selenggarakan untuk membuat mereka yakin.

Jalinlah hubungan jangka panjang dengan klien-klien Anda terutama mereka yang mempunyai kegiatan yang bisa memberikan keuntungan cukup besar atau menaikkan citra PH Production Anda. Jangan berhenti berhubungan dengan mereka meskipun kerjasama kegiatan Anda sudah berakhir. Anda masih bisa berhubungan dengan berbagai macam cara, misalkan telepon, sms, ataupun email.

Hubungan jangka panjang dengan klien akan membuat Anda selalu berada di ingatan mereka ketika mereka akan membuat kegiatan serupa. Hubungan baik juga membuat mereka tak segan-segan mempromosikan PH Production Anda kepada kenalan-kenalan mereka yang membutuhkan jasa Anda. Jauh lebih mudah dan murah menjaga klien lama dibandingkan proses mendapatkan klien baru

http://seputar-eo.com

More aboutHubungan PH PRODUCTION Dengan Artis

House Production Buisness Tips

Diposting oleh Unknown on Rabu, 18 November 2009


1. A lot of deep house's vibe comes from its rhythm. While the drum patterns don't generally deviate much from the 4/4 template, leaving them straight makes them sound too robotic. To give them a more human feel - à la chris brann's ananda project - you can apply 16th-note swing quantisation or some more sophisticated groove quantisation if your sequencer supports it. Analysing live drum breaks will give you a more human feel than straight quantisation, though you'll probably find that keeping ph production the kicks dead on the beat works best.

2. While programming riffs in ph production and chord progressions with a mouse is convenient if you can't play the keyboard - and handy for tricky stuff, of course - you should at least give the old-fashioned live approach a try. Mistakes can always be corrected later using your sequencer's midi editor, and you might be surprised at how much better your sequences sound when you've played rather than programmed them. Plenty of top producers swear by the 'human touch' to inject a bit of life and soul into their tracks.

3. A very commonly used sound in deep house music is the electric piano. While it's possible to spend hundreds of pounds on a commercial electric piano emulation, there are some superb free plug-ins out there that are more than capable of doing the job. Check out the latest version of mrray if you don't believe us.

4. If you want to create an authentic electric piano sound of ph production, it's crucial that you use the right effects. Check out the kjaerhus classic series - the auto-filter effect in particular can be used to add movement and feeling to an electric piano sound. Start out with the panning notch preset and turn the lfo rate up to around 1.5hz. Then add the kjaerhus delay and reverb plug-ins in that order. Turn the dir/eff level of the reverb down to make it sound more intimate.

5. If your chords don't have enough body in ph production, you can make them bigger by doubling them with another instrument. Even if the part you double it with is extremely quiet (you don't want it to overpower the original chords), it can still add character and definition.

6. You need to ensure that you're properly utilising space in the stereo image when you're creating deep house, and a stereo imaging plug-in can make this a lot easier. Try installing mda image and turning the s width value up to 200% for an extra wide stereo image that'll give your tracks a widescreen feel

Http://www.musicradar.com

More aboutHouse Production Buisness Tips

ShareThis