Tampilkan postingan dengan label mass production. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mass production. Tampilkan semua postingan

Kisah Sukses di Ph Production

Diposting oleh Unknown on Rabu, 18 November 2009


Tips jika ingin terjun di bidang eo:

Saat ditanya tentang apa saja yang bisa dijalani bagi mereka yang ingin terjun di dunia ph production house, silvi memberikan beberapa tips ringkas berikut ini:

1. Miliki spesifikasi tertentu. Jika sudah ditetapkan, pelajari seluk beluknya. Di jakarta sendiri, kerap diadakan beberapa kursus singkat tentang bagaimana mengelola eo. Sedangkan di singapura, ada sekolah khusus dengan pendidikan jurusan semacam ini.

2. Kumpulkan beberapa orang untuk membuat tim khusus. Mereka inilah nantinya yang akan mengerjakan beberapa tugas dengan bagian-bagian tersendiri.

3. Atur atau manajemeni dengan baik dan profesional.

4. Jangan takut untuk mewujudkan ide gila yang inovatif tapi bisa diterima masyarakat. Sebisa mungkin, hindari penawaran ide yang monoton. Usahakan munculkan ide tema acara yang menarik dan berbeda.

5. Tentukan segmen yang akan dibidik. Apakah masyarakat umum, ataukah kelas tertentu seperti kalangan menengah ke atas.

6. Miliki jaringan relasi sponsor. Terkadang pihak pemakai jasa ph production house juga telah memiliki sponsor-sponsor tertentu. Tapi tidak menutup kemungkinan, acara bisa makin sukses dengan kehadiran sponsor tambahan. Jika ini dimiliki, akan menjadi nilai plus bagi ph production house itu sendiri.

7. Harus bisa memanejemen emosi. Kerja eo apalagi jika makin dekat dengan hari h penyelenggaraan acara, biasanya amat rentan bersinggungan emosi antara personel ph production house itu sendiri. Cermati dan miliki kemampuan untuk memanajemen emosi di saat-saat seperti ini.

8. Untuk mereka yang baru terjun, utamakan kualitas dan bukan profit. Jika klien sudah membuktikan kualitas dari kerja sebuah ph production house, maka di kesempatan lain, ph production house ini pun akan digunakan lagi jasanya. Selain itu, pihak lain yang telah mendengar kelebihan ph production house ini pun akan bisa berkemungkinan menjadi klien baru.

9. Coba juga terjun ke kegiatan sosial. (ika)

Http://ikapunyaberita.wordpress.com/

More aboutKisah Sukses di Ph Production

House Production Buisness Tips

Diposting oleh Unknown


1. A lot of deep house's vibe comes from its rhythm. While the drum patterns don't generally deviate much from the 4/4 template, leaving them straight makes them sound too robotic. To give them a more human feel - à la chris brann's ananda project - you can apply 16th-note swing quantisation or some more sophisticated groove quantisation if your sequencer supports it. Analysing live drum breaks will give you a more human feel than straight quantisation, though you'll probably find that keeping ph production the kicks dead on the beat works best.

2. While programming riffs in ph production and chord progressions with a mouse is convenient if you can't play the keyboard - and handy for tricky stuff, of course - you should at least give the old-fashioned live approach a try. Mistakes can always be corrected later using your sequencer's midi editor, and you might be surprised at how much better your sequences sound when you've played rather than programmed them. Plenty of top producers swear by the 'human touch' to inject a bit of life and soul into their tracks.

3. A very commonly used sound in deep house music is the electric piano. While it's possible to spend hundreds of pounds on a commercial electric piano emulation, there are some superb free plug-ins out there that are more than capable of doing the job. Check out the latest version of mrray if you don't believe us.

4. If you want to create an authentic electric piano sound of ph production, it's crucial that you use the right effects. Check out the kjaerhus classic series - the auto-filter effect in particular can be used to add movement and feeling to an electric piano sound. Start out with the panning notch preset and turn the lfo rate up to around 1.5hz. Then add the kjaerhus delay and reverb plug-ins in that order. Turn the dir/eff level of the reverb down to make it sound more intimate.

5. If your chords don't have enough body in ph production, you can make them bigger by doubling them with another instrument. Even if the part you double it with is extremely quiet (you don't want it to overpower the original chords), it can still add character and definition.

6. You need to ensure that you're properly utilising space in the stereo image when you're creating deep house, and a stereo imaging plug-in can make this a lot easier. Try installing mda image and turning the s width value up to 200% for an extra wide stereo image that'll give your tracks a widescreen feel

Http://www.musicradar.com

More aboutHouse Production Buisness Tips

Bisnis Usaha Ph Production

Diposting oleh Unknown


Kerja sama ph production (ph) dengan stasiun televisi menyimpan bom waktu. Ujung pangkalnya adalah pembayaran yang sering telat. Tunggakan kerja sama ini mencapai puluhan miliar. Ph mesti pintar-pintar mengelola bisnisnya

Dunia bisnis production house memang tidak senantiasa seindah penampakan sinetronnya yang banyak dibalut kemewahan. Presiden direktur trans tv ishadi s.k. Mengatakan bahwa tunggakan stasiun televisi ke ph adalah hal yang wajar, karena masih dalam batas normal bisnis televisi. "ini kan bisnis televisi, bukan jual sepeda motor. Yang penting angsuran dibayar terus dan ada komitmen membayar tidak berhenti," katanya.

Bisnis ph production company (ph) harus kuat modalnya. Bagaimana tidak, bisnis ini membutuhkan investasi untuk alat yang harganya mahal. Lalu, ada ongkos operasional yang tidak murah. Untuk memproduksi satu episode sinetron (exhibition organizer) dibutuhkan modal sekitar rp 250 juta-rp 300 juta. Adapun satu film layar lebar mencapai rp 1 miliar. Gawatnya, keuntungan juga tidak bisa langsung dinikmati. Perlu dua atau tiga bulan untuk menerima hasil keringat.

Seiring perjalanan waktu dan tren bisnis hiburan, peran ph atau exhibition organizer justru kian tergusur. Beberapa stasiun televisi mulai mengembangkan in-house production alias memberdayakan awak stasiun sendiri. Di trans tv, misalnya, tayangan produksi in house mencapai 75%, sisanya baru digarap ph. "dengan in house kita bisa lebih kreatif, cepat memutuskan perubahan program, dan lebih hemat," ujar ishadi s.k., presiden direktur trans tv.

Rcti juga mengikuti jejak trans tv. Mereka membangun in-house production yang dinamakan mnc (media nusantara citra). Cuma, karyanya baru sebatas sinetron remaja dan film televisi. Itu pun, menurut wakil direktur utama rcti sutanto hartono, sinetron produksi in house belum bisa mengimbangi kualitas produk production house jakarta. Apalagi pada awal produksi, biasanya selalu rugi belum bisa untung. "masalahnya, apakah teve punya keahlian dan komitmen atau enggak, karena awalnya negatif terus return-nya," terang sutanto.

Lantaran berkeinginan mendorong peran in-house production, tak heran jika kebijakan stasiun televisi terasa makin memberatkan ph production company. Misalnya, untuk acara pada jam prime time tak ada lagi sistem revenue sharing (bagi hasil). "kontraknya beli putus, lalu program menjadi milik mereka seumur hidup," kata leo sutanto, pemilik sinemart.

Bagi ph production house jakarta, melihat situasi seperti ini, pilihannya cuma satu. Yaitu: memperkuat daya tawar, dengan membuat program yang bagus. Atau, kalah. Maklum, saingan ph itu bak api dalam sekam.

Forum.kafegaul.com

More aboutBisnis Usaha Ph Production

ShareThis