Tampilkan postingan dengan label pelangsing badan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pelangsing badan. Tampilkan semua postingan

Obat Pelangsing Bukan Solusi untuk Tubuh Langsing

Diposting oleh Unknown on Selasa, 14 Desember 2010



Obat pelangsing hanya bekerja untuk mengambat nafsu makan dan menyebabkan keluarnya cairan tubuh dalam jumlah banyak, misalnya jadi sering buang air kecil. Apabila hal ini dikombinasikan dengan kurangnya asupan makanan, maka tubuh akan sangat mudah terasa lemas, cepat lelah, atau bahkan ada yang sampai jatuh pingsan.

jika saya bilang itu hanya cara instant yang merugikan diri Anda, karena menurut situs media sehat obat pelangsing hanya bikin badan kita lemas dan tidak sehat, selain itu media sehat memberikan solusi terbaiknya berikut solusinya

Apabila Anda merasa perlu mengurangi bobot badan, cobalah untuk terlebih dahulu melakukan olahraga secara teratur, misalnya dengan jogging atau senam aerobik selama satu jam yang dilakukan tiga kali seminggu. Bila Anda ingin berdiet, jangan lakukan terlalu ketat, yang penting gizi yang seimbang tetap terpenuhi. Berikut adalah contoh pola diet 1700 kalori yang bisa Anda ikuti :

PAGI : Segelas susu (susu bubuk rendah kalori dua sendok makan ditambah 2 sendok teh gula)

SELINGAN PUKUL 10.00 : Sebuah apel

MAKAN SIANG :

Nasi (175 g)

Lauk : daging/ikan/ayam (1 potong sedang ~ 50 g)

Tahu/tempe (1 potong sedang)

Sayuran (100 g ~ semangkuk kecil)

SELINGAN PUKUL 15.00 : Setangkup roti isi telur mata sapi

MAKAN MALAM :

Nasi (175 g)

Lauk : daging/ikan/ayam (1 potong besar)

Sayuran (100 g ~ semangkuk kecil)

Buah 100g (sebuah jeruk)

Dan bila Anda ingin menggunakan obat pelangsing, sangat penting untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi yang terpercaya, sehingga program pelangsing tubuh Anda dapat berjalan aman dan terkontrol dengan baik oleh ahlinya.

Nah jadi lebih milih mana ? obat pelangsing atau program pelangsing tubuh alami ? pilihan Anda adalah masa depan tubuh Anda. erick

More aboutObat Pelangsing Bukan Solusi untuk Tubuh Langsing

Obat Pelangsing Ditarik

Diposting oleh Unknown on Senin, 21 Desember 2009



Badan Pengawas Obat dan Makanan menarik peredaran 60 obat pelangsing tubuh, penambah stamina pria, dan obat tradisional lain yang mengandung bahan kimia obat. Obat tersebut berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi.
Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib di Jakarta, Kamis (4/6), mengatakan, penarikan itu berdasarkan hasil pengawasan, sampling, dan pengujian laboratorium sejak Juni 2008 hingga Mei 2009.Menurut Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik, dan Produk Komplemen BPOM Ruslan Aspan, selama satu tahun telah dikumpulkan sampling sebanyak 7.000 produk, dan ternyata 2 persen di antaranya mengandung bahan kimia obat (BKO).
”Yang menjadi masalah adalah kebanyakan produsen obat tradisional dan suplemen makanan ini fiktif sehingga sulit dikejar. Kalaupun ada yang tertangkap dan diadili, hukumannya hanya empat bulan dan dendanya hanya Rp 10 juta. Itu tidak menimbulkan efek jera,” kata Ruslan Aspan.
Husniah memaparkan, berdasarkan penelitian, obat tradisional tersebut terutama mengandung BKO sibutramin hidroklorida, sildenafil sitrat, tadalafil, deksametason, fenilbutason, asam mefenamat, metampiron, dan parasetamol.

Efek dan risiko
Berbagai risiko dan efek yang tidak diinginkan dari penggunaan obat pelangsing berbahan BKO tanpa pengawasan dokter, lanjut Husniah, antara lain sibutramin hidroklorida dapat meningkatkan tekanan darah/hipertensi, denyut jantung meningkat, sulit tidur, kejang, dan penglihatan kabur.
Sildenafil sitrat dan tadalafil dapat menyebabkan sakit kepala, muka merah, pusing, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, infark miokard, nyeri dada, jantung berdebar, dan kematian.
Deksametason dapat menyebabkan moon face, penimbunan cairan, gula darah meningkat, glaukoma (tekanan bola mata meningkat), dan gangguan pertumbuhan. Bisa juga ditimbulkan tulang keropos, daya tahan terhadap infeksi menurun, kelemahan otot, tukak lambung, gangguan hormon, dan lain-lain.
”Masyarakat diharapkan tidak membeli atau mengonsumsi obat ber-BKO tersebut karena membahayakan kesehatan. Kami pernah dapat laporan kematian di beberapa rumah sakit. Ada yang lambung jebol, muntah darah, dan dikira santet. Hanya saja kami tidak mempunyai berapa angka kematian yang ada karena tidak semuanya melapor,” kata Husniah


http://kesehatan.kompas.com
More aboutObat Pelangsing Ditarik

ShareThis