Tampilkan postingan dengan label kredit rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kredit rumah. Tampilkan semua postingan

Melihat sebelum Membeli

Diposting oleh Unknown on Jumat, 21 Januari 2011

Memiliki rumah idaman adalah dambaan bagi setiap mereka yang akan menikah atau sudah menikah namun apakah kita sudah mengetahui cara membeli rumah yang tepat itu bagaimana ? berikut sedikit tips dan semoga berguna :

Sesuaikan budget yang ada dalam membeli rumah.

Jika ingin membeli rumah lama sebaiknya perhatikan desain arsitektur rumah tersebut apakah perlu di renovasi atau tidak.

Carilah rumah di developer yang sudah terkenal dan terjamin.

Bagi yang belum menikah : carilah pendapat atau referensi pada keluarga, teman atau orang yang sudah mempunyai rumah sendiri .

Bagi yang sudah menikah : sebaiknya Anda berkonsultasi dengan pasangan Anda dalam memilih rumah.

Jika ingin membeli rumah sebaiknya cari lokasi yang strategis seperti dekat dengan jalan, rumah sakit, rumah ibadah, pasar dan fasilitas umum lainnya. erick

More aboutMelihat sebelum Membeli

Tips Saat Membeli Rumah Asri

Diposting oleh Unknown on Rabu, 21 Juli 2010

Pastikan record Anda baik
Meminjam dana memang merupakan salah satu cara untuk mendapatkan atau men
cari rumah impian. Namun cara itu tidak akan pernah terjadi jika Anda telah di-blacklist oleh salah satu bank. Misalnya, karena Anda punya record tidak menyelesaikan utang kartu kredit atau kredit tanpa agunan. Setiap bank biasanya akan mengirimkan laporan mengenai perilaku nasabahnya pada bank-bank lainnya (membuat link) sehingga Anda tidak mungkin melakukan pinjaman atau kredit lagi.


Konsultasi dengan pemberi pinjaman
Tanyakan pada teman atau saudara Anda yang telah menggunakan jasa peminjaman. Mereka bisa berbagi pengalaman dan mereferensikan Anda pada bank yang memang
credible. Namun Anda juga mempunyai tugas untuk memeriksa dan membandingkan beberapa penawaran dari para pemberi pinjaman itu. Pinjaman Anda tidak akan ditolak jika semua persyaratan memang telah disetujui.


Beli rumah saat harganya masih rendah
Ada beberapa perumahan yang harganya melonjak naik karena infrastrukturnya sudah lengkap. Pembangunan jalan tol, misalnya, bisa membuat harga rumah naik 50 persen. Karena itu, jika ada rencana pembangunan jalan tol di kawasan perumahan yang Anda incar, segera beli rumah tersebut sebelum harganya naik. Namun pastikan juga Anda memilih area yang tidak terkena pembebasan tanah.

Beli rumah baru saat bunga rata-rata masih cukup normal
Ada saat dimana suku bunga peminjaman sedang jatuh atau turun. Nah, ini juga merupakan tanda bagi Anda untuk berinvestasi di dunia properti.


Hati-hati terhadap rumah dengan penawaran yang amat singkat
Kenapa? Sebab bisa saja rumah tersebut belum memiliki sertifikat hak milik, atau tanahnya masih tanah girik. Atau, tanah tersebut masih dalam sengketa. Sehingga rumah seperti ini memang menawarkan harga yang lebih murah namun prosesnya akan berbelit-belit dan lama. Selain itu juga lebih banyak resikonya.
Din. kompas.com

More aboutTips Saat Membeli Rumah Asri

Tips Saat Membeli Rumah di Agen Properti

Diposting oleh Unknown

Pastikan record Anda baik
Meminjam dana memang merupakan salah satu cara untuk mendapatkan atau men
cari rumah impian. Namun cara itu tidak akan pernah terjadi jika Anda telah di-blacklist oleh salah satu bank. Misalnya, karena Anda punya record tidak menyelesaikan utang kartu kredit atau kredit tanpa agunan. Setiap bank biasanya akan mengirimkan laporan mengenai perilaku nasabahnya pada bank-bank lainnya (membuat link) sehingga Anda tidak mungkin melakukan pinjaman atau kredit lagi.


Konsultasi dengan pemberi pinjaman
Tanyakan pada teman atau saudara Anda yang telah menggunakan jasa peminjaman. Mereka bisa berbagi pengalaman dan mereferensikan Anda pada bank yang memang
credible. Namun Anda juga mempunyai tugas untuk memeriksa dan membandingkan beberapa penawaran dari para pemberi pinjaman itu. Pinjaman Anda tidak akan ditolak jika semua persyaratan memang telah disetujui.


Beli rumah saat harganya masih rendah
Ada beberapa perumahan yang harganya melonjak naik karena infrastrukturnya sudah lengkap. Pembangunan jalan tol, misalnya, bisa membuat harga rumah naik 50 persen. Karena itu, jika ada rencana pembangunan jalan tol di kawasan perumahan yang Anda incar, segera beli rumah tersebut sebelum harganya naik. Namun pastikan juga Anda memilih area yang tidak terkena pembebasan tanah.

Beli rumah baru saat bunga rata-rata masih cukup normal
Ada saat dimana suku bunga peminjaman sedang jatuh atau turun. Nah, ini juga merupakan tanda bagi Anda untuk berinvestasi di dunia properti.


Hati-hati terhadap rumah dengan penawaran yang amat singkat
Kenapa? Sebab bisa saja rumah tersebut belum memiliki sertifikat hak milik, atau tanahnya masih tanah girik. Atau, tanah tersebut masih dalam sengketa. Sehingga rumah seperti ini memang menawarkan harga yang lebih murah namun prosesnya akan berbelit-belit dan lama. Selain itu juga lebih banyak resikonya.
Din. kompas.com

More aboutTips Saat Membeli Rumah di Agen Properti

Tips Beli Rumah di Komplek

Diposting oleh Unknown on Rabu, 30 Juni 2010

Membeli rumah dengan harga murah atau dengan kpr ada tipsnya, karena membeli rumah baru / bekas tidaklah semudah yang kita pikirkan dan kita kira. Berikut tipsnya :


  1. Cari rumah yang memiliki letak yang strategis'

  2. Mencari rumah dengan menggunakan jasa agen properti.

  3. Mencari rumah melalui situs internet

  4. Membeli dan mencari rumah melalui referensi teman atau kerabat dekat.

  5. Saat mencari rumah sebaiknya perhatikan surat – surat penting.


Semoga berguna dan bermanfaat. erick

More aboutTips Beli Rumah di Komplek

Cara Pintar Mengajukan KPR

Diposting oleh Unknown on Kamis, 24 Juni 2010

Pihak bank juga selektif dalam memilih calon pengguna kredit murah KPR supaya tidak dirugikan. Pihak bank pun tidak segan menuntut calon pengguna KPR untuk mengikuti tata cara dan menyiapkan segala dokumen yang diperlukan untuk kredit murah KPR. Beberapa tips agar bisa lolos melewati proses kredit murah KPR antara lain:

1. Mempersiapkan dokumen yang diperlukan. Bagi seorang wiraswastawan, dokumen yang disiapkan adalah:

  • Daftar pemasok jika usahanya bergerak dalam bidang perdagangan.

  • Bukti transaksi dengan pelanggan.

  • Catatan rekening bank minimum tiga bulan terakhir.

  • NPWP.

  • Surat ijin usaha perdagangan jika usahanya bergerak di bidang perdagangan.

  • Tanda daftar perusahaan (TDP).

Sementara bagi professional/praktisi, yang disiapkan antara lain:

  • Bukti transaksi dengan pelanggan.

  • Catatan rekening bank minimum tiga bulan terakhir.

  • NPWP.

  • Surat ijin praktek untuk beberapa profesi tertentu.

2. Memperbaiki penampilan keuangan juga ada tips dan triknya.

  • Memiliki rekening bank – Karena slip gaji tidak begitu dipercaya oleh bank. Biasanya bank akan meminta catatan rekening bank untuk membuktikan jumlah uang dengan slip gaji. Apabila mendapatkan gaji secara tunai maka sesegera mungkin memasukannya ke rekening bank sebelum menggunakannya untuk keperluan sehari-hari. Dengan begitu bank dapat menilai bahwa pengaju memiliki penghasilan rutin. Di samping itu, usahakan catatan rekening bank menunjukkan adanya pemasukan sekitarv 3 – 6 bulan terakhir dari penghasilan.

  • Proporsional dalam cicilan utang. Karena bank dapat menolak permohonan kredit murah KPR jika cicilan utang mencapai 33% dari penghasilan rutin.

  • Lancarkan pembayaran utang di tempat lain. KArena bank dapat menganalisis dan mempunyai cara tersendiri untuk memperkirakan kondisi keuangan pemohon kredit murah KPR, yang salah satunya dengan membaca pembayaran tagihan.


kreditrumahanda.com

More aboutCara Pintar Mengajukan KPR

Syarat dan Tips Beli Rumah dengan KPR

Diposting oleh Unknown on Rabu, 21 April 2010




Ingin punya rumah tapi uang cekak? Tenang. Tengoklah bank-bank di sekitar Anda. Sekarang ini bukanlah hal sulit mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) yang bunganya ditawarkan secara beragam oleh bank.

Tapi sebelum melangkah, ada baiknya Anda mengetahui tentang seluk beluk dan tips mengajukan KPR atau bisa kunjungi ke situs iklan baris

Berdasarkan penjelasan Bank Indonesia, kredit pemilikan rumah adalah suatu fasilitas kredit yang diberikan oleh perbankan kepada para nasabah perorangan yang akan membeli atau memperbaiki rumah.

Di Indonesia, saat ini dikenal ada
dua jenis KPR:
1. KPR Subsidi, yaitu suatu kredit yang diperuntukan kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan atau perbaikan rumah yang telah dimiliki. Bentuk subsidi yang diberikan berupa subsidi
meringankan kredit dan subsidi menambah dana pembangunan atau perbaikan rumah. Kredit subsidi ini diatur tersendiri oleh
pemerintah, sehingga tidak setiap masyarakat yang mengajukan kredit dapat diberikan fasilitas ini. Secara umum batasan yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam memberikan subsidi adalah penghasilan pemohon dan maksimum kredit yang diberikan.

2. KPR Non Subsidi, yaitu suatu KPR yang diperuntukan bagi seluruh masyarakat. Ketentuan KPR ditetapkan oleh bank, sehingga
penentuan besarnya kredit maupun suku bunga dilakukan sesuai kebijakan bank yang bersangkutan.


Apa Saja Persyaratan KPR?
Secara umum persyaratan dan ketentuan yang diperlakukan oleh bank untuk nasabah yang akan mengambil KPR relatif sama. Baik dari sisi administrasi maupun dari sisi penentuan kreditnya. Untuk mengajukan KPR, pemohon harus melampirkan:
1. KTP suami dan atau istri (bila sudah menikah)
2. Kartu Keluarga
3. Keterangan penghasilan atau slip gaji
4. Laporan keuangan (untuk wiraswasta)
5. NPWP Pribadi (untuk kredit di atas Rp 100 juta)
6. SPT PPh Pribadi (untuk kredit di atas Rp 50 juta)
7. Foto kopi sertifikat induk dan atau pecahan (bila membelinya dari developer)
8. Foto kopi sertifikat (bila jual beli perorangan)
9. Foto kopi IMB



coba deh anda lihat ke situs iklan baris karena di situs itu terdapat berbagai macam pilihan kpr terbaik

http://bisnis.vivanews.com

More aboutSyarat dan Tips Beli Rumah dengan KPR

ShareThis