Tampilkan postingan dengan label usaha waralaba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label usaha waralaba. Tampilkan semua postingan

Ide Usaha Untuk Kamu Muda

Diposting oleh Unknown on Selasa, 28 September 2010


Mendirikan usaha memang tidaklah gampang namun bagi setiap orang yang mempunyai impian berwirausaha dan berusaha untuk mengejar impian tersebut saya yakin harapan dan impian tersebut akan terwujud dan terealisasi dalam kehidupan Anda. Selain itu dalam berwirausaha pun kita juga harus memiliki modal yang banyak selain modal materi ya, berikut tipsnya :

Kenali

Mengenali jenis usaha yang cocok dengan karakter Anda hal ini berguna agar usaha nanti yang akan Anda bangun dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Jika tidak sesuai dengan karakter Anda tentunya akan sulit untuk membangun usaha bisnis tersebut.

Pasar

Pintar menganalisa pasar untuk usaha yang akan Anda jalankan adalah salah satu modal yang wajib untuk Anda miliki agar Anda tidak sembarangan memilih jenis usaha tapi Anda tidak mengetahui pasar dari usaha Anda.

Modal Usaha

Siapkan modal baik itu untuk pendukung modal usaha atau juga untuk pembelian fasilitas – fasilitas dari usaha yang sedang akan Anda bangun dan juga Anda juga harus menyiapkan dana untuk biaya tak terduga. Namun jika saat ini Anda belum memiliki modal untuk usaha Anda sebaiknya ajukan KTA kepada Bank biasanya bank akan memberikan dana dengan bunga ringan kepada orang yang ingin membangun usaha.

Sewa Mobil Jakarta
More about → Ide Usaha Untuk Kamu Muda

Tips Memulai Waralaba Supermarket

Diposting oleh Unknown on Senin, 12 Juli 2010

1. Penilaian sendiri

Jujurlah pada diri sendiri. Apakah Anda sudah mendapatkan atribut yang tepat untuk membangun bisnis yang sukses? Kisah sukses dalam semalam amat jarang, tetapi lebih banyak yang memerlukan kerja keras dalam membangun bisnis. Menjalankan bisnis sendiri bisa lebih menguntungkan, namun bisa pula meminta tanggung jawab penuh terhadap konsumen, pemasok, dan karyawan.


2. Lakukan Riset

Secara common sense anda memerlukan perjalanan panjang menuju sebuah keputusan apakah waralaba yang ditaksir akan sesuai untuk Anda. Pastikan bahwa Anda melihat peluang bisnis dan Anda memiliki kecakapan tentangnya sekaligus mampu menjangkaunya.


3. Ajukan Pertanyaan

Ketika mempertimbangkan hak usaha waralaba, penting bagi Anda mengajukan pertanyaan sehingga Anda dapat membuat keputusan dengan pengetahuan (informed decision).


4. Bicaralah pada Terwaralaba

Penting bagi Anda berbicara kepada terwaralaba yang sudah ada. Tanyakan mengenai bantuan yang mereka dapatkan dan apakah mereka mencapai proyeksi finansial awal mereka. Luangkan waktu untuk berbicara dengan beberapa terwaralaba untuk mendapatkan opini yang luas sebelum Anda membuat keputusan.


5. Dukungan keluarga

Anda akan membuthkan dukungan keluarga ketika membangun bisnis. Disarankan untuk mendiskusikan bagaimana pengaruh bekerja sendiri pada keluarga sebelum membuat komitmen. Jika anda tak mendapatkan dukungan penuh, hal ini akan menjadi kebodohan jika dilanjutkan. Karena itu libatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan.


6. Nasihat Profesional

Sebelum membuat komitmen berinvestasi dalam bisnis usaha waralaba, Anda seharusnya mencari nasihat dari profesional. Bank akan memberi Anda penilaian yang berharga. Jaringan bisnis konsultan dan akuntan dapat pula mengasistensi Anda dalam memproduksi rencana bisnis.plasawaralaba.com

More about → Tips Memulai Waralaba Supermarket

Usaha Waralaba di Dekat Rumah

Diposting oleh Unknown on Rabu, 16 Juni 2010

Belakangan ini banyak sekali usaha waralaba berkembangan dengan pesat di Indonesia. Namun dalam memilih usaha waralaba yang tepat di perlukan kejelian dan ketelitian agar anda tidak menyesal di kemudian hari. Untuk itu berikut tipsnya :


  • Jangan minder saat berhadapan dengan staf bisnis franchise atau usaha waralaba. Biarpun mereka berhak menyeleksi Anda, sesungguhnya mereka juga membutuhkan Anda. Karena itu manfaatkan sesi-sesi wawancara dengan mereka untuk menggali habis kondisi usaha waralaba. Mereka boleh menggali informasi seputar kepribadian dan kondisi keuangan investor. Anda pun seharusnya bisa menggali berbagai informasi mendalam tentang perusahaan penyelenggara waralaba.

  • Coba kenali latar belakang perusahaan atau sang pengusaha, bonafiditas, pengalaman, potensi pasar, peta persaingan, serta keunggulan dan keunikan produk usaha waralaba atau sistem mereka. Dari serangan balik wawancara itu Anda bisa meraba sikap mereka.

  • Jangan segan menyelidiki kondisi keuangan usaha waralaba. Kinerja mereka di masa lalu bisa menjadi pantulan prospek usaha Anda di masa depan. Pewaralaba yang baik tak akan segan membagi informasi penting ini. Usaha waralaba yang layak pilih adalah perusahaan yang telah menghasilkan untung selama bertahun-tahun, setidaknya lebih dari 3 tahun. Tanyakan pula kinerja cabang atau gerai milik terwaralaba lama. Apakah mereka untung atau malah gulung tikar. Kalau tutup sebabnya apa, begitu pula kalau sukses resepnya apa. Tak ada salahnya kalau Anda mencoba menggali informasi langsung dari terwaralaba lama yang lebih dulu beroperasi.

  • Pilihlah brand usaha waralaba yang sudah dikenal masyarakat. Sebagian brand waralaba luar negeri tak dikenal di sini. Tapi, kalau nama mereka cukup moncer secara internasional, ya layak dipertimbangkan. Jadi jangan segan menyelidiki reputasi mereka lewat internet atau kenalan di luar negeri.

  • Bisnis usaha waralaba bukanlah deposito atau obligasi pemerintah yang berbunga tetap. Karena itu, jangan pertaruhkan seluruh kekayaan Anda pada bisnis yang ingin Anda masuki. Sehebat apa pun waralaba yang hendak Anda ikuti, risiko bisnis tetap ada. Soalnya, ada banyak faktor ekonomi yang tidak berada dalam kendali perusahaan atau pelaku ekonomi mana pun, sehebat apa pun sistem dan keunggulan mereka. Berbagai sumber.

Jadi tunggu apalagi! Mari kita memulai bisnis usaha waralaba, tapi ingat tetap ciptakan ruang hijau ya untuk bumi kita.(erk)



More about → Usaha Waralaba di Dekat Rumah

Memilih Waralaba

Diposting oleh Unknown on Rabu, 05 Mei 2010




berikut ini ada beberapa penuntun sebelum memilih dan mengambil keputusan untuk bergabung dengan waralaba seperti situs iklan baris.

  1. Jangan minder saat berhadapan dengan staf bisnis franchise atau bisnis situs iklan baris. Biarpun mereka berhak menyeleksi Anda, sesungguhnya mereka juga membutuhkan Anda. Karena itu manfaatkan sesi-sesi wawancara dengan mereka untuk menggali habis kondisi usaha waralaba. Mereka boleh menggali informasi seputar kepribadian dan kondisi keuangan investor. Anda pun seharusnya bisa menggali berbagai informasi mendalam tentang perusahaan penyelenggara waralaba.

  2. Coba kenali latar belakang perusahaan atau sang pengusaha, bonafiditas, pengalaman, potensi pasar, peta persaingan, serta keunggulan dan keunikan produk atau sistem mereka. Dari serangan balik wawancara itu Anda bisa meraba sikap mereka. Cara dan sikap ketika menjawab pertanyaan bisa Anda jadikan tolak ukur kultur usaha mereka. Semakin mereka terbuka, semakin baik. Semakin mereka misterius dan tertutup, ya semakin buruk. Ingat, kelak Anda harus saling bertukar informasi dengan mereka. Bayangkan dan perkirakan apakah Anda bisa berkomunikasi secara nyaman dengan mereka kelak?

  3. Jangan segan menyelidiki kondisi keuangan pewaralaba. Kinerja mereka di masa lalu bisa menjadi pantulan prospek usaha Anda di masa depan. Pewaralaba yang baik tak akan segan membagi informasi penting ini. Waralaba yang layak pilih adalah perusahaan yang telah menghasilkan untung selama bertahun-tahun, setidaknya lebih dari 3 tahun. Tanyakan pula kinerja cabang atau gerai milik terwaralaba lama. Apakah mereka untung atau malah gulung tikar. Kalau tutup sebabnya apa, begitu pula kalau sukses resepnya apa. Tak ada salahnya kalau Anda mencoba menggali informasi langsung dari terwaralaba lama yang lebih dulu beroperasi.

  4. Pilihlah brand waralaba yang sudah dikenal masyarakat. Sebagian brand waralaba luar negeri tak dikenal di sini. Tapi, kalau nama mereka cukup moncer secara internasional, ya layak dipertimbangkan. Jadi jangan segan menyelidiki reputasi mereka lewat internet atau kenalan di luar negeri.

  5. Bisnis waralaba bukanlah deposito atau obligasi pemerintah yang berbunga tetap. Karena itu, jangan pertaruhkan seluruh kekayaan Anda pada bisnis yang ingin Anda masuki. Sehebat apa pun waralaba yang hendak Anda ikuti, risiko bisnis tetap ada. Soalnya, ada banyak faktor ekonomi yang tidak berada dalam kendali perusahaan atau pelaku ekonomi mana pun, sehebat apa pun sistem dan keunggulan mereka.

  6. Pelajari dan cermati draf kontrak sebaik-baiknya. Jangan terburu-buru menganggukkan kepala dan berjabat tangan tanda sepakat. Ingat, semua kewajiban dan hak Anda tercatat dalam dokumen kontrak. Jadi, jangan sampai kontrak itu hanya merugikan Anda.

Diolah dari berbagai sumber



http://bisnisukm.com

More about → Memilih Waralaba

Tips Jitu Memulai Waralaba

Diposting oleh Unknown on Selasa, 10 November 2009


1. Melayani kebutuhan. Orang selalu membuka usaha berdasarkan kebutuhan riil konsumen. Tipsnya adalah kenali kebutuhan konsumen di sekitar anda lewat banyak bertanya dan nguping, lalu jajaki apakah anda bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan harga bersaing. Misalnya, jika kantor anda membutuhkan katering, awalilah dengan membuka bisnis katering dsb.

2. Menjual eceran. Ini cara tradisional untuk membuka usaha dagang atau pertokoan. Anda bisa mendatangi pasar grosir, pabrik, mencari barang-barang bagus dan murah lalu membawanya ke lokasi yang ramai dikunjungi orang dan menjualnya secara eceran dengan selisih harga tertentu. Misalnya adalah pasar glodok untuk elektronik murah, pasar senen dan pasar tanah abang untuk produk garmen, juga pasar beringharjo (jogja) dan pasar klewer (solo). Barang baru (impor), barang sisa ekpor, barang cuci gudang atau barang second, biasanya cukup menarik untuk diecerkan. Tipsnya adalah tidak cepat bosan, tepat janji dan bertanggung jawab.

3. Menjual penemuan. Penemuan baru apalagi unik, sangat berpeluang menumbuhkan segmen pasar baru. Misalnya seorang programmer pabrik mampu menciptakan sebuah program aplikasi tertentu, jangan ragu untuk mematenkan dan menjual pabriknya. Tipsnya adalah kreatif dan tidak mudah patah semangat.

4. Duplikasi usaha. Bagi anda yang merasa diri anda kurang kreatif dan inovati, tak perlu patah arang. Ide bisnis jual bangunan pabrik dan jual pabrik murah tidak harus otentik dari anda. Cukup mengamati usaha-usaha yang sedang trend, lalu membaca peluangnya ke depan, mengukur potensi dan kemudian berani ambil risiko bersaing. Anda tinggal membuka usaha yang sama dengan sedikit sentuhan yang berbeda. Misalnya di depan kampus a ada beberapa bisnis fotokopi yang laris. Tidak ada salahnya anda juga “mem-fotokopi” bisnis jual pabrik tersebut, dengan memberikan nilai plus misalnya pada kecepatan, kebersihan, kenyamanan ataupun bonus. Tipsnya adalah berani mengambil risiko, kreatif dan inovatif.

5. Bisnis pelatihan. Bisnis pelatihan jual bangunan pabrik dan jual pabrik murah dapat berupa pelatihan alat musik, seni tari, aerobik, tae kwon do, dsb. Akan lebih mudah apabila anda merupakan bagian dari bidang pelatihan tersebut, namun apabila tidak, anda pun bisa memanfaatkan orang-orang yang ahli tersebut untuk anda kelola guna memberikan pelatihan. Tipsnya adalah buka jaringan pergaulan dan kedekatan personal dengan orang-orang yang memiliki keahlian-keahlian khusus tersebut serta memiliki skill yang baik dalam mengelola orang.

Http://tipsanda.com

More about → Tips Jitu Memulai Waralaba

ShareThis