Tampilkan postingan dengan label rumah tangga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rumah tangga. Tampilkan semua postingan

Tips Untuk Pemilik Rumah Mungil

Diposting oleh Unknown on Jumat, 12 November 2010


Rumah mungil atau arsitek rumah minimalis bukanlah hal yang menjadi masalah untuk mendesain rumah baik interior dan eksterior karena ada trik dan tipsnya untuk mengakali rumah munggil Anda, berikut tips yang saya kutip dari situs kumpulaninfo :

Cahaya

Arsitek Ruangan yang terang dapat menjadi salah satu cara agar ruangan lebih terlihat luas. Maka, buatlah ruangan rumah Anda dengan pencahayaan yang cukup terang.

Jendela besar

Agar pandangan lebih luas, Anda dapat menggunakan jendela ukuran besar pada bagian depan rumah. Dengan demikian, penghuni rumah dapat melihat area yang luas di luar rumah dengan mudah seperti taman atau jalan. Hal ini akan memberi kesan luas.

Atap yang tinggi

Jika ruangan Anda terbatas luasnya, dengan membuat atap lebih tinggi dapat memberi kesan ruang lebih lega karena adanya cukup ruang ke atas.

Warna cerah

Cat rumah, warna gorden atau furnitur sebaiknya menggunakan warna-warna yang terang. Warna putih pada tembok dapat menjadi salah satu pilihan untuk ruangan yang sempit. Atau jika Anda ingin menggunakan wallpaper pada dinding, pilihlah wallpaper dengan motif kecil.

Cermin

Penggunaan cermin merupakan hal yang paling sering digunakan untuk memberi kesan luas pada ruangan. Dengan cermin, Anda seolah-olah memiliki ruangan yang dua kali lebih besar karena pantulannya.

Kurangi Sekat

Sekat antar ruangan dapat membuat rumah terasa tidak lapang. Untuk itu, Anda dapat mengurangi penggunaan sekat. Misalnya tips berikut bisa diterapkan yaitu menghilangkan sekat antara ruang makan dengan dapur.

Jadi jangan minder lagi apabila Anda memiliki rumah munggil karena kita telah mendapatkan solusi terbaiknya. Andesit

More aboutTips Untuk Pemilik Rumah Mungil

Tips Membeli Peralatan Rumah dari Kayu

Diposting oleh Unknown on Senin, 05 Juli 2010

1. Ingatlah bahwa hal yang paling berbahaya dan sering disentuh oleh anak-anak adalah stop kontak, kabel dan colokan. Jadi usahakan untuk menjauhkan anak Anda dari hal-hal ini. Cabut semua kabel yang tidak terpakai dan tutup stop kontak dengan pelindung plastik.

2. Padamkankan aliran listrik saat akan berhubungan dengan instalasi listrik, seperti mengganti bohlam mati atau memasang socket (stop kontak).

3. Jangan meletakkan
alat rumah tangga elektronik di daerah yang basah atau rawan basah. Air dapat menimbulkan korsleting listrik. Bila terjadi kebakaran, jangan pula mencoba memadamkan api dengan air tanpa memadamkan listrik pusatnya (di MCB kWh meter dan di sekring). Bukannya malah padam, air dapat menyebabkan korsleting.

4. Gunakan
alat rumah tangga yang kualitasnya telah diakui. Pastikan Anda hanya memilih peralatan berlogo SNI, seperti untuk stop kontak, kabel, MCB atau kelengkapan listrik lainnya. Stop kontak yang berstandar SNI telah dilengkapi logam grounding di sisi kanan dan kirinya sehingga lebih terjamin aman.


5. Periksa lemari dapur dan tiap laci di rumah Anda, apakah menyimpan benda-benda tajam seperti gunting dan pisau, atau benda-benda kecil yang mudah tertelan. Usahakan untuk menyimpannya di tempat lain yang jauh dari jangkauan anak-anak. Jangan lupa mengunci tiap laci dan lemari, dan menyimpan kuncinya. okezone

More aboutTips Membeli Peralatan Rumah dari Kayu

ShareThis