Tampilkan postingan dengan label gunung merapi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gunung merapi. Tampilkan semua postingan

Melihat Setiap Bencana Alam dengan Positif

Diposting oleh Unknown on Senin, 08 November 2010



Bencana yang di alami negara Indonesia saat ini merupakan tamparan bagi kita warga negara Indonesia untuk lebih peduli lagi kepada sesama dan mulai berfikir untuk lebih menyerahkan segala sesuatu kepada Tuhan. Banyak cara yang bisa di lakukan oleh kita untuk membantu sesama, contohnya adalah :

Uang

Dana yang di butuhkan oleh para pengungsi dan korban dari bencana alam adalah dana atau uang untuk membantu dalam meringankan beban yang di tanggung oleh mereka.

Makanan

Siapkan makanan cepat saji dan bergizi sehingga dapat membantu para korban dan pengungsi korban bencana alam dapat terjaga kesehatannya.

Obat – obatan

Kirim atau bawalah obat – obatan yang dapat membantu para korban untuk mengobati lukanya sehingga tidak terjadi infeksi dan luka yang lebih lagi.

Menengok dan cobalah bagi kita untuk merenungkan hal – hal yang sedang terjadi di Indonesia, apakah masih pantas bagi anggota dewan untuk studi banding ke negara lain sementara di negara sendiri sedang terjadi bencana yang memakan korban yang cukup banyak yang sangat membutuhkan dana untuk kehidupan mereka. Panen Rental
More aboutMelihat Setiap Bencana Alam dengan Positif

Mbah Maridjan dan Segala Keunikannya

Diposting oleh Unknown on Rabu, 27 Oktober 2010


Mbah Maridjan (nama asli: Mas Penewu Suraksohargo; lahir di Dukuh Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman pada tahun 1927) adalah seorang juru kunci Gunung Merapi. Amanah sebagai juru kunci ini diperoleh dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Setiap Gunung Merapi akan meletus, warga setempat selalu menunggu komando dari beliau untuk mengungsi.

Ia mulai menjabat sebagai wakil juru kunci pada tahun 1970. Jabatan sebagai juru kunci lalu ia sandang sejak tahun 1982.

Sejak kejadian Gunung Merapi mau meletus tahun 2006, Mbah Maridjan semakin terkenal. Karena faktor keberanian dan namanya yang dikenal oleh masyarakat luas tersebut, Mbah Maridjan ditunjuk untuk menjadi bintang iklan salah satu produk minuman energi.

Keluarga

Mbah Maridjan mempunyai beberapa anak

  • Mbah Ajungan
  • Raden Ayu Surjuna
  • Raden Ayu Murjana

Mbah Ajungan menjadi penasihat presiden Sukarno tahun 1968-1969, kemudian menjadi wali Mangkunagara VIII tahun 1974-1987.

Meninggal

Pada tanggal 26 Oktober 2010, terjadi letusan gunung merapi yang disertai awan panas setinggi 1,5 kilometer.[1] Gulungan awan panas tersebut meluncur turun melewati kawasan tempat mbah marijan bermukim.[2] Mbah marijan ditemukan kemudian oleh tim SAR bersama dengan 16 orang lainnya telah meninggal dunia, umumnya kondisi korban yang ditemukan mengalami luka bakar serius. wikipedia

More aboutMbah Maridjan dan Segala Keunikannya

ShareThis