Tampilkan postingan dengan label dunia arsitek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dunia arsitek. Tampilkan semua postingan

Menyambut Natal Mari Hiasi Rumah

Diposting oleh Unknown on Kamis, 02 Desember 2010



Menyambut hari natal desain rumah kita juga harus suasana natal donk selain adanya pohon natal kita juga harus menghiasi atau mendesain arsitek rumah kita menjadi rumah yang memiliki suasana natal, ada beberapa kiat yang saya peroleh dari vibizlife, berikut kiat tersebut :

* Ciptakanlah dioarama dari teddy bear atau boneka mengenakan baju-baju bertemakan Natal. Anda dapat meletakkan pohon natal kecil dengan kado-kado kecil di sekelilingnya. Hal ini adalah cara hebat untuk melibatkan anak-anak Anda bersama-sama membuat dekorasinya.

* Buat suasana Natal Anda meriah dengan membuat pita-pita dari pita Natal dan letakkanlah berbagai tempat di sekeliling arsitek rumah Anda termasuk tirai-tirai jendela. Ketiga, gantungkanlah kaos kaki di sekeliling rumah Anda, hal ini akan memberikan suasana Natal terasa di rumah Anda.

* Gunakanlah taplak meja tradisional warna putih untuk membuat sebuah taplak meja berpola Natal, dengan menggunakan cat yang diperuntukkan bagi kain. Berikutnya, hiaslah kamar mandi dengan menempelkan ornamen- ornamen Natal (yang tidak mudah pecah) pada tirai shower. Salah satu ide dekorasi lainnya adalah ambillah selang rumah lalu gantungkanlah ornamen-ornamen di sekelilingnya setelah Anda mendekor pohon natal Anda. Interior dekorasi Natal tidak perlu terlalu sulit atau mahal dengan ide-ide yang seperti ini.

Mari sambut natal dengan penuh keceriaan baik di luar dan di dalam. Erick
More aboutMenyambut Natal Mari Hiasi Rumah

Memilih Arsitek

Diposting oleh Unknown on Rabu, 15 September 2010

Memilih arsitek yang baik ternyata susah-susah gampang. Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) mencatat, saat ini, ada ribuan orang yang berprofesi sebagai arsitek di Indonesia. Tapi, hanya 10.000 orang yang menjadi anggota IAI serta sekitar 300 orang saja yang memiliki sertifikat dari IAI yang bikin runyam lagi, IAI ternyata melarang anggotanya melakukan promosi atau memasang iklan di media massa. Promosi biasa dilakukan dari mulut ke mulut. Jadi memilih arsitek yang baik memang harus jeli dan hati-hati.

Wakil Ketua Umum IAI Bambang Barata bilang, orang memilih konsultan arsitek biasanya berdasarkan rekomendasi atau dari informasi pengguna jasa sebelumnya. “Biasanya seorang arsitek atau perusahaan konsultan arsitektur itu sudah punya jaringan klien yang akan terus memakaijasa mereka apabila kliennya puas,” papar Bambang. Arsitek yang baik memang harus bisa menerjemahkan keinginan pemilik rumah. Taufik Rahman, konsultan arsitek dari Hartaha Architect menyarankan untuk memilih arsitek yang benar-benar profesional. Arsitek yang profesional itu bisa mendesain rumah. Desain yang dimaksud bukan hanya membuat rumah bagus dari luar dan di bagian dalam tetapi desain juga termasuk kenyamanan penghuni tinggal di situ. “Jadi cari arsitek yang mampu mendesain secara keseluruhan, misalnya segi kesehatan, hemat energi, penghematan ruang, ruang terasa sejuk dan dingin, dan sebagainya. Tapi tetap rumah itu harus terlihat menarik,” ucapnya. Namun itu saja ternyata belum cukup. Ketua Badan Sistem Informasi IAI Samidirijono menyarankan, masyarakat sebaiknya memilih arsitek yang memiliki sertifikat atau tergabung dalam IAI. Saran Samidirijono tentu bukan upaya promosi untuk organisasinya atau sekadar basa-basi. Sebab saat ini Indonesia belum memiliki payung hukum atau undang-undang arsitek. “Indonesia satu-satunya negara di Asia Tenggara yang belum memiliki undang-undang itu,” tegasnya.

Makanya, dia menyarankan untuk memilih konsultan arsitek yang memiliki sertifikat atau tergabung dalam suatu organisasi. Menurut Samidirijono, memilih arsitek yang tergabung dalam suatu organisasi atau bersertifikat setidaknya bisa memayungi masyarakat yang menderita kerugian akibat kelalaian arsitek.


Edy Can, Davy Dotulung, Patersius Sembiring
dari: kontan-harian.com

More aboutMemilih Arsitek

ShareThis